MANGGARAI – Dikenal dengan sosok rendah hati dan bersahaja, dr. Marianus Ronald Susilo, MM. MARS, bakal Calon Wakil Bupati Manggarai yang mendampingi Ir. Ngkeros Maksimus, selalu mendapatkan perhatian dari masyarakat.
Dokter muda kelahiran Surabaya, 1981 itu, selalu menunjukkan sikap ceria. Setiap kali bersenda gurau, Ia selalu tertawa terbahak-bahak, hingga membuat orang di sekitarnya tidak canggung berada di dekatnya. Seperti tak ada sekat yang membatasi hubungannya dengan masyarakat.
Nama dr. Ronald tidak hanya muncul saat perhelatan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Manggarai. Melainkan namanya sudah lama dikenal luas masyarakat saat dirinya mulai merintis usaha klinik Wae Laku miliknya di Kota Ruteng, jalan Wae Ces, Kecamatan Langke Rembong. Selain itu, dr. Ronald juga mendirikan klinik Jiwa di Kota Ruteng dengan nama Renceng Mose.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Kabupaten Manggarai, dr. Ronald kerap kali mengadakan berbagai kegiatan sosial.
Selain terlibat aktif dalam kegiatan donor darah, Ia juga melakukan perjalanan keliling untuk mengakreditasi layanan kesehatan sebagai Surveyor di Manggarai dan wilayah lainnya di Nusa Tenggara Timur.
Tak hanya di bidang kesehatan, Ia juga mendirikan sebuah Yayasan klub buku Petra. Yayasan ini bertujuan untuk mempromosikan kegiatan membaca dan mengembangkan karya sastra di kalangan masyarakat setempat, sehingga memberikan kontribusi positif bagi perkembangan intelektual dan budaya di Ruteng dan sekitarnya.
Meski bukan berdarah Manggarai, sosok Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Manggarai itu begitu banyak disukai masyarakat. Terutama kaum Ibu di kalangan akar rumput.
“Bo kami Dokter Ronald muing (pilihan). Di’a bail nain Dokter hitu pe. Jomel keta hia agu ami. Eme ngo periksa eta klinik diha kami lite pe, tawa terus kaut (Kami Dokter Ronald memang. Baik sekali hatinya. Banyak bicara dengan kami. Kalau kami pergi periksa di kliniknya, Dia tertawa terus saja),” ungkap salah satu Ibu Rumah Tangga di Cibal Barat tentang sosok dr. Ronald, baru-baru ini.
Tak pelak, dr. Ronald kerap kali berkata: keluarga saya, ada di 12 Kecamatan di Kabupaten Manggarai.
Tak hanya di kalangan masyarakat, sikap santun yang dimiliki dr. Ronald ini, rupanya mengundang rasa simpati dari sejumlah Bakal Calon Bupati di Manggarai. Sebelum memutuskan untuk mendampingi Maksimus Ngkeros, dr. Ronald sempat menjadi figur rebutan Bakal Calon Bupati lainnya untuk dipinang jadi Wakil.
Berdasarkan hasil survei Bakal Calon Wakil Bupati Manggarai, dr. Ronald selalu menempati posisi teratas. Ini merupakan salah satu bukti betapa masyarakat mengagumkan sosok dr. Ronald.
Tak dapat dipungkiri pula, sikap baik dr. Ronald ini ternyata telah diwarisi sang Ayah, Yohanes Susilo.
Baba Ngong, sapaan akrab Yohanes Susilo, sangat mudah bergaul dengan siapa saja tanpa pandang bulu.
Di berbagai hajatan, pengusaha yang cukup dikenal itu lebih memilih duduk di kursi belakang dan berbaur dengan anak-anak muda yang berusia jauh dibawahnya.
“Biar saya di sini saja (duduk). Sante toh. Tidak usah resmi-resmi kita ini. Wkwkwkwk,” cetus Baba Ngong, ketika diminta duduk paling depan oleh tuan rumah saat menerima kunjungan Maksi-Ronald di Satar Mese.
Keputusan dr. Ronald terjun ke dunia politik merupakan langkah berani yang diambilnya untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat Manggarai.
Bersama Maksi Ngkeros, Direktur Rumah Sakit Santu Rafael Cancar itu berniat ingin membawa perubahan positif dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia juga bertekad untuk mengatasi tantangan dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat, serta untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayahnya.
Dengan latar belakang dan pengalamannya dalam bidang kesehatan serta komitmen kuatnya terhadap kesejahteraan masyarakat, dr. Ronald percaya bahwa perannya di dunia politik dapat menjadi wahana yang efektif untuk mewujudkan visi dan misinya dalam membangun Manggarai menjadi tempat yang lebih baik bagi semua. (*)






