Orasi Agus Kabur di Satar Mese: Keluarga Tidak Boleh Hancur Karena Politik

- Editor

Selasa, 15 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agustinus Kabur, Juru kampanye pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai nomor urut 1 Maksimus Ngkeros-Marianus Ronald Susilo Saat Memberikan Orasi Politik . (Foto: Metro NTT)

Agustinus Kabur, Juru kampanye pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai nomor urut 1 Maksimus Ngkeros-Marianus Ronald Susilo Saat Memberikan Orasi Politik . (Foto: Metro NTT)

MANGGARAI – Agustinus Kabur, Juru kampanye pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai nomor urut 1 Maksimus Ngkeros-Marianus Ronald Susilo mengatakan, masyarakat sudah seharusnya cerdas dalam memilih Bupati dan Wakil Bupati Manggarai. Kata Agus, masyarakat sudah saatnya jeli dalam melihat rekam jejak para calon pemimpin.

“Pilih pemimpin jangan karena melihat hubungan darah. Tetapi melihat kemampuannya bahwa yang bersangkutan ini, bisa tidak mengurus daerah ini,” ujar Agus dalam tatap muka dengan Warga di Nampong, Desa Umung, Kecamatan Satar Mese, Selasa, 15 Oktober 2024.

Agus membantah terkait informasi tentang keretakan hubungannya dengan Calon Bupati Manggarai nomor urut 2 Herybertus Nabit. “Saya kemunikasi baik dengan Beliau (Hery Nabit). Dia darah saya. Ase Kae (Adik Kakak) kami ini. Setiap ada acara keluarga saya datang kepok (undang secara resmi) ke Dia. Kita ingin menunjukkan bahwa keluarga tidak boleh hancur karena politik. Urus keluarga ya keluarga, politik ya politik,” tegas Agus Kabur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kontestasi politik di Pilkada Manggarai tahun ini, lanjut Agus, Partai Demokrat memutuskan Maksimus Ngkeros sebagai Calon Bupati Manggarai. Itu dilakukan berdasarkan hasil kajian dan survey di kalangan akar rumput.

Wakil Ketua DPC Demokrat Manggarai itu bercerita, saat menjumpai seluruh masyarakat di Kabupaten Manggarai untuk menjaring bakal Caleg DPRD Kabupaten Manggarai pada Pemilu kali lalu, masyarakat banyak yang mengungkit terkait kinerja Pemerintah Daerah. Mereka yang menemui Agus Kabur menginginkan Bupati Manggarai harus diganti.

Para Caleg yang direkrut pun kemudian berkomitmen untuk bekerja keras menghasilkan minimal 5 kursi agar berpeluang mengusung kader sendiri di Pilkada Manggarai.

Baca Juga:  Anggota BPD Ponto Ara Dua Tahun Tanpa SK, Bupati Manggarai Barat Diduga Tahan Penerbitan

“Alhasil, yang terjadi ternyata benar dan terbukti bahwa Partai Demokrat memperoleh 5 kursi di DPRD dan sangat membanggakan. Dari 3 jadi 5 (kursi). 5 orang ini merupakan gambaran keinginan masyarakat. Artinya masyarakat ingin mengganti Bupati. Dapil Langke Rembong-Wae Ri’i mendapat 2 kursi,” jelas Agus disambut tepuk tangan warga.

Maksi Ngkeros, ungkap Agus, tidak muncul begitu saja sebagai figur Calon Bupati yang diusung Demokrat. “Saat kampanye pileg, Pak Maksi sudah keliling. Terbukti bahwa seluruh masyarakat yang pilih demokrat inginkan Pak Maksi sebagai Calon Bupati yang sudah berkunjung ke setiap kampung. Sekarang kami bawa Dia di hadapan Bapa Mama semua. Kita tidak bohong. Kita tegak lurus. Kita konsisten! Saya yakin 5 Anggota DPRD dari Demokrat pasti solid. Baik Caleg yang gol maupun tidak gol pasti komit untuk Maksi-Ronald. Begitu pun dari teman-teman koalisi baik dari PAN maupun Perindo,” tegas Agus.

‘Ganti Bupati’ yang terus digaungkan, menurut Agus, itu merupakan keinginan masyarakat yang dikaji oleh Partai Demokrat maupun Maksi-Ronald sendiri.

“Partai merupakan tempat untuk menyalurkan keinginan masyarakat. Jadi ganti Bupati bukan kata Agus Kabur pribadi. Ini keinginan rakyat yang disalurkan melalui partai Demokrat. Saya sudah lama mengenal Pak Maksi sudah sejak zaman Pak Anton Bagul. Pembangunan infrastruktur, jembatan, irigasi, Pak Maksi inilah orangnya. Apa yang dia bangun dulu, dan apa yang sudah rusak, dia ingin perbaiki lagi dengan cara merebut kekuasaan,” jelas Agus.

Baca Juga:  Momen Wapres Gibran Gelar "Razia Ganteng" di Sekolah, Lihat Apa yang Terjadi

Sementara Maksi Ngkeros, Calon Bupati Manggarai dalam kesempatan tersebut berkomitmen untuk memajukan Kabupaten Manggarai dengan modal pengalamannya di birokrasi. “Saya berpikir bahwa saya lama di birokrasi. Saya ingin mencoba apa yang saya miliki untuk dipersembahkan kepada daerah tercinta ini,” ujar Maksi disambut tepuk tangan warga.

Bersama Dokter Ronald, kata Maksi, Ia didukung oleh partai koalisi setelah melihat berbagai persoalan di Kabupaten Manggarai.

“Partai menemukan bahwa persoalan di Manggarai sekarang itu ekonomi. Tingkat pendapatan masyarakat Manggarai masih rendah. Garis kemiskinan naik terus. Kemudian semua infrastruktur yang mendukung pergerakan ekonomi masyarakat itu sudah rusak parah. Satar Mese masih lumayan baik. Kalau Bapa Mama lihat ke Cibal, Reok-Reok Barat, Rahong Utara itu hancur smua. Persoalan infrastruktur ini yang membuat ekonomi kita tidak bergerak,” beber Mantan Kepala Dinas PUPR Manggarai itu.

Kemudian lanjut Maksi, retribusi pupuk-pupuk di Manggarai selama ini juga tidak tepat waktu. Apalagi kata Maksi, Kepala Dinas Pertanian Manggarai saat ini dijabat oleh orang yang tidak sesuai dengan kemampuan. “Kalau pupuk tidak tepat waktu memang salah Pemimpin. Karena Kadisnya saja orang hukum. Bukan orang pertanian,” sindir Maksi, seraya menyebut Kepala Dinas PUPR Manggarai juga dijabat oleh orang yang tidak sesuai kemampuan.

Kemudian lanjut Maksi, survei juga temukan bahwa persoalan SDM bahwa indeks Kesehatan di Manggarai masih rendah. Angka kematian bayi dan ibu melahirkan pun masih tinggi pada tahun 2023. Angka kesakitan masyarakat yang harus berada dibawah 15% justru saat ini masih diatas 20%. Belum lagi stunting masih di angka 13% lebih. Sementara di Kabupaten lain sudah di bawah 10%. “Inilah salah satu alasan, mengapa saya memilih jalan bersama Dokter Ronald. Dengan kemampuannya sebagai seorang Dokter, tentu Beliau berkomitmen untuk mengatasi persoalan di bidang kesehatan,” ungkap Maksi.

Baca Juga:  Gantung Sejak Rezim DM, Maksi - Ronald Bakal Tuntaskan Pemekaran Desa

Mantan Kepala Bappelitbangda Manggarai Timur itu mengatakan, Ia bersama Dokter Ronald tidak ingin banyak mengumbar janji kepada masyarakat. “Puluhan tahun saya di birokrat. Kebutuhan rakyat Manggarai tidak sebanding dengan sumber daya yang kita miliki. Kami tidak mau banyak mengumbar janji. Terutama janji-janji yang tidak masuk akal,” jelas Maksi.

“Jadi Bupati itu jadi Bapak untuk semua orang. Dan bukan untuk tipu orang. Saya 19 tahun jadi Kadis urus rakyat. Paling penting itu jangan pernah tutup pintu rumah. Supaya kita bisa terima orang dan mendengar apa yang mereka omong. Apa maunya rakyat. Kita diskusi untuk memulainya dari mana. Neka rodo reke (jangan tiba-tiba janji) bangun 100 rumah gendang,” tegas Maksi.

Maksi juga menjelaskan berdasarkan penilaian Kementerian Keuangan, kemampuan keuangan di Kabupaten Manggarai justru rendah. Manggarai Timur lebih baik dalam kategori sedang, sementara Manggarai Barat dalam kategori tinggi. “Ini artinya karena Pemda Manggarai tidak mampu lobi ke pusat. Tidak mampu memanfaatkan dan meningkatkan potensi daerah. Bagaimana mau kerja kalau daerah kita tidak mampu hasilkan uang? Kalah dari Manggarai Timur yang masih Kabupaten baru,” ucap Maksi. (*)

Berita Terkait

Bupati Agas Resmi Membuka Kegiatan Muskomcab dan Masa Penerimaan Anggota Pemuda Katolik Cabang Manggarai Timur
Peduli Sesama, Satlantas Polres Manggarai Barat Bagikan Sembako Door-to-Door, Kepada Warga di Kota Premium Labuan Bajo
Kapolsek Satarmese Pimpin Kerja Bakti Bersama TNI dan Masyarakat Perbaik Jalan Rusak di Desa Iteng
Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Cegah Balap Liar hingga Tekan Kecelakaan
Warga Lembor Ditemukan Tewas di Sawah Wae Bangka, Begini Pengakuan Warga
Sosok IPDA Thomas Ola Payi: Ketulusan di Balik Seragam saat Jumat Agung di Labuan Bajo
UPTD SPAM Manggarai Timur Gandeng BRI, Permudah Pembayaran Air hingga ke Pelosok
Transformasi Desa Pinggang: Gabriel Esong Tawarkan Penguatan BUMDes dan Pemberdayaan Warga

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:13

Bupati Agas Resmi Membuka Kegiatan Muskomcab dan Masa Penerimaan Anggota Pemuda Katolik Cabang Manggarai Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 06:56

Peduli Sesama, Satlantas Polres Manggarai Barat Bagikan Sembako Door-to-Door, Kepada Warga di Kota Premium Labuan Bajo

Sabtu, 18 April 2026 - 06:52

Kapolsek Satarmese Pimpin Kerja Bakti Bersama TNI dan Masyarakat Perbaik Jalan Rusak di Desa Iteng

Kamis, 16 April 2026 - 04:52

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Cegah Balap Liar hingga Tekan Kecelakaan

Kamis, 9 April 2026 - 02:42

Sosok IPDA Thomas Ola Payi: Ketulusan di Balik Seragam saat Jumat Agung di Labuan Bajo

Berita Terbaru