APUDSI Hadir di Manggarai Timur, Dorong Kolaborasi Pelaku Usaha Desa Lawan Tengkulak

- Editor

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) APUDSI Kabupaten Manggarai Timur, Remigius Magung,  foto bersama Ketua umum (MKN) Majelis Kesejatraan Nasional APUDSI

Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) APUDSI Kabupaten Manggarai Timur, Remigius Magung, foto bersama Ketua umum (MKN) Majelis Kesejatraan Nasional APUDSI

METRO NTT – Kehadiran Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), diharapkan menjadi energi baru bagi penguatan ekonomi desa. Organisasi ini ingin mendorong terbentuknya ekosistem usaha desa yang lebih mandiri, kuat, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah (MKD) APUDSI Kabupaten Manggarai Timur, Remigius Magung, mengatakan APUDSI tidak sekadar menjadi organisasi formal, tetapi menjadi wadah yang menyatukan para pelaku usaha desa untuk saling belajar dan berkembang.

Menurut Remigius yang akrab disapa Cemik, selama ini banyak potensi ekonomi desa yang belum tergarap secara maksimal. Padahal, jika dikelola dengan baik, pelaku usaha desa dapat menjadi penggerak utama kebangkitan ekonomi daerah.

“Pelaku usaha desa harus menjadi tulang punggung kebangkitan ekonomi daerah. Kita punya potensi besar, tinggal bagaimana kita mengelolanya secara bersama,” kata Cemik.

Ia menilai paradigma pembangunan desa juga perlu berubah. Desa tidak lagi diposisikan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai subjek yang mampu menciptakan inovasi dan nilai tambah bagi perekonomian lokal.

Karena itu, ia mengajak para pelaku usaha di seluruh Manggarai Timur untuk berani memulai usaha, terus berkembang, serta tidak berhenti belajar menghadapi dinamika pasar.

“Saya mengajak seluruh pelaku usaha desa untuk tidak ragu memulai, tidak takut berkembang, dan tidak berhenti belajar. Desa bisa bangkit jika para pelakunya berani melangkah,” ujarnya.

Baca Juga:  Mabar Mantap, Rotok Beber Sejumlah Pencapaian Edi-Weng Periode Pertama

Selain itu, Cemik juga menekankan pentingnya kolaborasi antar desa maupun antar pelaku usaha desa. Menurutnya, di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, jaringan kerja sama menjadi faktor penting untuk memperkuat daya saing produk desa.

Melalui APUDSI, desa-desa di Manggarai Timur diharapkan dapat saling mendukung, mulai dari pemasaran produk, peningkatan kualitas produksi, hingga strategi menghadapi persaingan pasar.

Ia juga menyinggung persoalan tengkulak yang masih menjadi tantangan bagi banyak pelaku usaha desa. Dengan adanya jaringan yang kuat, produk desa diharapkan bisa langsung menembus pasar yang lebih luas.

Baca Juga:  Bupati Manggarai Pastikan Stok Bahan Pokok hingga BBM Aman Jelang Idul Fitri dan Paskah 2026

“Jangan berjalan sendiri. Ketika kita bersatu, kita bisa mengatasi tengkulak yang begitu marak, sehingga produk desa bisa masuk pasar yang lebih luas bahkan hingga tingkat nasional,” jelasnya.

Ke depan, APUDSI berkomitmen menghadirkan berbagai program pendampingan, pelatihan, dan ruang kolaborasi yang lebih intensif bagi pelaku usaha desa di Manggarai Timur.

Cemik optimistis, jika seluruh pelaku usaha desa bergerak bersama, Manggarai Timur dapat menjadi contoh bagaimana desa mampu melompat maju melalui kekuatan warganya sendiri.

“Ini saatnya desa menunjukkan jati dirinya sebagai kekuatan ekonomi yang kreatif, mandiri, dan mampu bersaing,” pungkasnya.

Penulis : Agustinus Ardi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Resmi Dilantik Menjadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Prabowo  
UTM dari Madura Hadir di Tengah Pemulihan Pendidikan Manggarai Barat
Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores
Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:59

Suyudi Ario Seto Resmi Dilantik Menjadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Prabowo  

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:00

UTM dari Madura Hadir di Tengah Pemulihan Pendidikan Manggarai Barat

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:30

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25

KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:48

Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Berita Terbaru