Momen Wapres Gibran Gelar “Razia Ganteng” di Sekolah, Lihat Apa yang Terjadi

- Editor

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Wapres Gibran Gelar

Momen Wapres Gibran Gelar "Razia Ganteng" di Sekolah, Lihat Apa yang Terjadi

METRO NTT — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menggelar “Razia Ganteng” di sela kunjungannya ke SMAN 4 Depok untuk memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis MBG).

Untuk kegiatan tersebut, ia mendatangkan langsung barbershop profesional untuk merapikan rambut para siswa laki-laki yang berambut panjang.

Melalui akun TikTok resminya, @gibran_rakabuming, terlihat sejumlah siswa duduk di bangku-bangku cukur rambut dan rambutnya dipangkas dengan beragam model yang membuat tampilannya menjadi lebih rapi.

Tampak pula sejumlah ahli pangkas rambut profesional yang mengenakan seragam hitam necis.

“Mantap udah. Makin ganteng,” kata salah seorang siswa dalam video.

Sembari memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di SMAN 4 Depok, kemarin juga sekaligus melakukan “razia ganteng” untuk siswa-siswa agar tampil rapih dan menarik. Kita datangkan langsung @captainbarbershopid ke sekolah. ? ???? ??? – ??? ????

Baca Juga:  Dosen Imam Katolik Di UNIKA Ruteng Melakukan Pelecehan Seksual Pada Mahasiswi

Kegiatan ini menyoroti kembali perdebatan lama mengenai aturan rambut rapi di sekolah-sekolah Indonesia.

Secara historis, banyak institusi pendidikan menerapkan kebijakan yang mewajibkan siswa laki-laki untuk menjaga rambut tetap pendek dan rapi.

Alasan di balik kebijakan ini beragam, mulai dari penegakan disiplin, menjaga kesetaraan di antara siswa, hingga alasan kesehatan dan kebersihan.

Baca Juga:  Dinilai Sederhana dan Ramah Ribuan Masyarakat Macang Pacar Dukung Mario-Richard

Beberapa sekolah bahkan menyantumkan topik ini di situs resmi atau media sosialnya. SMP Negeri 1 Darma Kuningan, misalnya, melalui sebuah artikel di situs resminya memberikan sejumlah alasan mengapa rambut siswa harus rapi.

Alasannya antara lain kedisiplinan, konsistensi dan kesetaraan, serta kesehatan dan kebersihan.

Berita Terkait

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama
KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores
Kehadiran Dandim Manggarai Barat Berbuah Solusi, Upah Buruh Proyek KDMP Pong Majok Akhirnya Dibayarkan, Pekerja: Kami Akhirnya Bisa Bernapas Lega
Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi
Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar
52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif
Mario Pranda Surati Uskup Labuan Bajo, Singgung Ratusan Pegawai Jadi Korban Mutasi
Tak Perlu Antre, Bayar Pajak Kendaraan di NTT Kini Bisa Digital Lewat PRO NTT

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:30

Dampak Gempa, Puskesmas Wae Nakeng Alami Keretakan dan Pelayanan Dipindahkan ke Gedung Lama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25

KBM Tatap Muka di Manggarai Raya Dihentikan Sementara Pascagempa Flores

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:32

Berkat Pendampingan Kodim Manggarai Barat, Pembayaran Upah Buruh Proyek KDMP di Desa Liang Sola Akhirnya Terealisasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:30

Proyek Fisik KDMP Hampir Rampung Tahap Satu, Upah Buruh di Desa Liang Sola Belum Dibayar

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:02

52 Desa Persiapan di Kabupaten Manggarai Jalani Verifikasi Faktual, Golo Wangko Optimis Menuju Desa Definitif

Berita Terbaru